Monday , March 30 2020
Home / POLITIK / Azasi Hasan, Lewat  Demokrat  Pastikan Gandeng Tokoh Pesantren

Azasi Hasan, Lewat  Demokrat  Pastikan Gandeng Tokoh Pesantren

 Azasi Hasan, Lewat  Demokrat  Pastikan Gandeng Tokoh Pesantren

Post By. LPKBERANTAS.co.id. : Bakri -B571

LPKBERANTAS.co.id, SUMENEP –  Ajang pesta Demokrasi masyarakat sumenep menabuh gendrang hingar bingarnya pertarungan Pilkada , tak terkecuali , ” Azasi Hasan, yang juga  ingin ikut berkompetisi , sempat marah terhadap relawannya yang mengambil formulir ke DPC Partai Demokrat, Ahad, 26 Januari 2020. Mereka dinilai kurang sopan karena datang memakai kaos dan celana pendek.

Bagi Azasi, adab dan kesopanan merupakan hal utama. Untuk menunjukkan keseriusannya mencalonkan diri sebagai bupati Sumenep. Ia meminta relawan lain, agar menghargai, Kantor karena bukan warung kopi,  dan meminta  agar . Joni Junaidi untuk kembali  lagi  ke kantor Demokrat, Jl Trunojoyo No 321 Sumenep.

Joni mengatakan, soal relawan yang memakai kaos karena ada kesalah pahaman. Ia mengira hanya sebatas mengambil dan menyerahkannya pada Senin, 27 Januari 2020.

“Karena kemarin (Ahad) bukan hari kerja efektif,” kata Joni kepada  saat ditemui usai menyerahkan formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Sumenep 2020.

Joni pun menceritakan tentang keseriuasan Azasi. Pengambilan formulir kali ini dianggap bagian dari keseriusan Azasi. “Ini keseriusan dia dengan mengutus kami berpakaian sopan untuk mendaftar,” tuturnya.

Kendati demikian Joni tidak dapat memastikan Azasi bisa mendapat rekomendasi dari DPP Demokrat. Ia mengatakan hal itu merupakan hak pereogratif partai. “Namun kami akan lobi dengan DPP,” ujarnya.

Disamping itu, Joni memastikan bahwa Azasi akan berpasangan dengan kalangan kiai. “Karena Sumenep ini kotanya kaum santri dan kiai, maka harus berpasangan dengan tokoh pesantren,” jelasnya.

Lebih lanjut Joni menjelaskan, pasangan yang namanya masih dirahasiakan tersebut juga dipastikan dari kalangan kiai NU.

Alasan Azasi mengambil pasangan dari kalangan pesantren dan NU, menurut Joni karena Sumenep dinilai sebagai kota santri dan masyarakatnya mayoritas sangat memuliakan kedudukan seorang kia. “Sumenep daerah santri, di samping itu kekuatan NU-nya luar biasa,” jelasnya.

Bahkan menurut Joni, kekuatan birokrasi di Sumenep masih didominasi oleh kalangan santri. “Kita tidak boleh lupa sejarah, mereka (santri) merupakan figur yang masih dibutuhkan Sumenep,” pungkasnya. (B 571/ Bakri)

About admin

Periksa juga

Mantan Kopassus, maju Pilkada Sumenep 2020: Tunggu Restu Prabowo

Mantan Kopassus, maju Pilkada Sumenep 2020: Tunggu Restu Prabowo BY REDAKSI , LPKBERANTAS.co.id ( Bakri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *