Friday , November 22 2019
Home / AKTUAL / Demo Mewarnai Pelantikan , DPRD Sumenep Periode 2019-2024

Demo Mewarnai Pelantikan , DPRD Sumenep Periode 2019-2024

Demo Mewarnai Pelantikan , DPRD Sumenep Periode 2019-2024

 LPK Berntas,co,id– Sumenep, Tidak menjadi  aneh Pemandangan berbeda yang menjadi  daya tarik disaat pelaksanaan proses pengambilan sumpah  janji 50 anggota DPRD Sumenep hasil pemilu  2019, akan dilaktik  untuk  periode 2019-2024 yang di sambut adanya aksi demo oleh  aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep. Rabu (21/8/2019).

Penyaluran aspirasi , Aksi demo sebagai titik orasi   terpaksa di gelar di sisi timur Taman Bunga (TB) tepat di depan Mall Pelayanan Publik (MPP) lantaran tidak diperbolehkan masuk ke area proses pelantikan Anggota DPRD di Pendopo Keraton Sumenep oleh pihak keamanan.

Namun, guna menghormati para wakil rakyat yang akan dilantik itu, Kordinator Aksi, Afif Mawardi tetap mengucapkan selamat atas dilantiknya pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Sumenep tahun 2019-2024 yang baru terpilih sebagai pejabat legislator di Kabupaten paling ujung pulau madura.

Kendati demikian, aktivis GMNI itu menggelar aksi tepat pada hari pelantikan dan pengambilan sumpah para anggota DPRD lantaran mereka menilai selama ini DPRD Sumenep hanya memperkayakan dirinya sendiri bukan mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan rakyat Sumenep.

Selama lima tahun menjabat sebagai wakil rakyat dan terpilih lagi sebagai legislatif, belum satupun anggota dewan mampu memberikan perubahan fundamental secara signifikan ditengah-tengah persoalan masyarakat Sumenep,” teriak Afif selaku Korlap aksi. Rabu (21/8).

Lebih lanjut, Afif menambahkan kinerja DPRD Sumenep sebagai wakil rakyat dan mempunyai fungsi kontrol terhadap birokrasi masih dinilai nihil oleh masyarakat.

Kinerja legislatif Sumenep nol kecil untuk kepentingan masyarakat, sedangkan DPRD adalah repsentatif dari rakyat, artinya anggota DPRD selama ini hanya mengedepankan kepentingan individu, atau koleganya,” ujarnya pula.

Selain itu, sambung Afi, jika Anggota DPRD Sumeneo benar-benar adalah wakil rakyat, seharusnya lebih mengutamakan kepentingan masyarakat umum lebih-lebih waraga kurang mampu bukan untuk kepentingan masyarkatnya sendiri (pendukung atau koleganya, red).

Jika programnya belum pro rakyat kecil di Sumenep, maka jelas DPRD Sumenep hanya legalitas formal, dan untuk mengais kekuasaan semata dibawah jeritan rakat miskin,” tegasnya.

Bahkan kata Afif, selama ini seringkali persoalan masyarakat kalau dibawa ke Gedung DPRD Sumenep, selalu bertemu dengan jalan buntu dan beluk menghaailkan solusi terbaik, seperti persoalan pasar yang semakin menyengsarakan rakyat dan pedagang, area parkir belangganan, pengentasan kemiskinan dan lain lain.

Kami dari GMNI Sumenep terus melakukan perlawan terhadap rezim yang anti rakyat, kemudian setiap kebijakan publik yang bertentangan dengan rakyat kami juga lawan,” tandasnya dengan lantang. ( B 571 )

About admin

Periksa juga

AJM TANTANG WAKIL KETUA DPRD SUMENEP TUNJUK HIDUNG SOAL MEDIA ECEK-ECEK YANG DITUDUHKAN

AJM TANTANG WAKIL KETUA DPRD SUMENEP TUNJUK HIDUNG SOAL MEDIA ECEK-ECEK YANG DITUDUHKAN Penulis MADURA EXPOSE – …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *