Friday , August 23 2019
Home / HUKUM / Penyimpangan APBDes di Arjasa, Menghilang

Penyimpangan APBDes di Arjasa, Menghilang

Penyimpangan APBDes di Arjasa, Menghilang

LPKBERANTAS.co.id – Sumenep : Pelaksanaan APBDes, terdapat indikator  penyimpangan yang terdapat  di 19 desa sekecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep, Madura, Penanganan kasus dalam prosesnya ditangani oleh Polres Sumenep Namun sampai saat ini belum ada perkembangan yang berarti.

Sebelumnya, kepala desa se-Kecamatan Arjasa sudah dilakukan pemanggilan dan dimintai keterangan terkait dengan anggaran DD dan ADD tahun 2015 s/d 2017.

Hal itu mendapat sorotan dari Ketua Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan Sumenep, Syafrawi menyampaikan, penyidik Polres Sumenep harus profesional dalam memproses perkara itu.

“Demi penegakan hukum, Penyidik harus profesional memproses perkara ini,” kata Syafrawi.

Menurutnya, Kasus tersebut menjadi atensi publik, sehingga hasil penyidik harus benar-benar dibuka pada publik agar masyarakat menjadi tahu dan paham kelanjutan proses tersebut.

“Logikanya kalau sudah diperiksa, maka penyidik sudah mempunyai dasar atau bukti petunjuk, untuk di sinkronisasi dengan pihak pengguna anggaran. Sehingga hasil pemeriksaan itu juga harus di sampaikan pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak salah menafsirkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Apabila penyidik telah menemukan bukti yang cukup, pihaknya mendorong perkara itu untuk dinaikan ke tahap penyidikan.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan jika proses penanganan perkara itu tetap jalan. Saat ini kata dia masih proses klarifikasi. “Masih klarifikasi, pasti tetap jalan,” katanya.

Disinggung soal rencana untuk melakukan pengecekan pekerjaan fisik, Widiarti mengaku sempat dijadwalkan namun selalu gagal.

“Beberapa kali kami mengagendakan untuk mengecek langsung ke lapangan semua pekerjaan yang sudah masuk dalam pekerjaan tahun 2015 s/d 2017 akan tetapi selalu ada kendala, dan kami akan mengagendakan lagi,” terang Widiarti.

Diketahui sebelumnya bahwa Pemanggilan terhadap 19 kepala desa se-Kecamatan Arjasa, namun yang hadir memenuhi panggilan ada 16 desa dan 3 desanya sampai saat ini belum tahu kapan akan menghadap, padahal proses ini sudah 3 bulan berjalan masih belum membuahkan hasil ( B 571 )

About admin

Periksa juga

Digugat Rp1,5 Miliar, Pemerintah Desa Kebon Agung, Camat Kalianget dan BPN Sumenep

  Lpkberantas.  ( Bhaxri 571 ) Jum’at  29 Mai 2019     Wijono Subagyo, S.H, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *