Friday , November 22 2019
Home / REDAKSI / Petani Garam Sumenep, Kecam Pernyataan Presiden

Petani Garam Sumenep, Kecam Pernyataan Presiden

Petani Garam Sumenep,  Kecam Pernyataan Presiden

Sumenep LPKBerantas,co,id – Kembali  Kantor DPRD Sumenep, menjadi tujuan  untuk menyampaikan Aspiranya ,  masyarakat  petani garam  beserta  puluhan  pemuda yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) melakukan orasi. Jumat (30/08/2019).

Pada bentangan beberapa spanduk ( Poster- Red )  yang berisi ungkapan  kekesalan  terhadap pernyataan  Presiden  RI ” Joko Widodo, yang menyampaikan  bahwa kwalitas garam madura  kurang bagus ( Jubha’- Red ) . hal ini disampaikan Presiden saat kunjungan ke Desa Nunkurus Kupang  NTT.Rabu , 21 /08/2019

Pernyataan Preseiden Joko Widodo yang menimbulkan kontra versi terhadap masayarakat madura, ” Tadi, saya ditunjukkan beberapa pernabdingan  garam yang diambil dari luar , dibawah kesini. yang dari madura, yang dari surabaya dan Australia. ‘ Memang  hasilnya di sini lebih bangus, lebih putih. bisa masuk ke garam industri dan kalau dilolah lagi bisa juga menjadi garam konsumsi, penyapaian yang disampai Presiden joko Widodo. di kutim dari Antaranew.com.

Berdasar dari kunjungan kerja Presiden ke NTT , dengan penyampaian yang  mendikotomi terhadp kwalitas garam madura ( Sumenep-Red ) dengan kwalitas garamyang sudah mendunia, baru kali ini bahwa kwalitas garm madura dikatakan oleh Presiden dikatan memiliki kwalitas yang rendah ( Jubhe’ – Red Madura ). Spontan masyarakat yang saat  sedang panin garam dan dibeli dengan harga murah . ” membuat  geram dan marah .

Mereka membentangkan poster kecaman dan kritikan serta berorasi menolak pernyataan Presiden RI yang menyebut garam Madura kurang bagus. Mereka menganggap presiden sudah mendiskreditkan para petambak garam di Madura.

Dalam orasinya, Korlap aksi Deddi Ahmadi, meminta agar DPRD menyurati pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden, untuk menarik kembali statemen tersebut.

“Cabut pernyataan Presiden bahwa garam kami jelek. Garam Madura bagus, putih dan mengkristal tak seperti yang disampaikan,” tandas Dedi dengan lantang.

Sebagai tindaklanjut,Masyrakat Petambak Garam, berencana akan berangkat ke Jakarta menemui Presiden RI, memintak untuk menarik pernyataannya dalam waktu dekat” dan ,  minta Presiden  agar turun ke Sumenep untuk mengecek langsung garam rakyat.

Pada orasinya  mengecam pernyataan Presiden Jokowi tentang kwalitas Garam Madura, bahwa kwalitas Garam Madura lebih jelek dari Garam Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari pernyataan tersebut membuat para masyarakat dan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Petambak Garam menjadi geram, karena Madura merupakan wilayah dan produksi garam tertua di Madura. “Garam Madura merupakan kwalitas super dan sudah dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Dedy Ahmadi, kordinator aksi.

“Mungkin ini ada kesalah pahaman atas pernyataan Presiden, karena saya sendiri mengakui kwalitas garam Madura,” ungkapnya.Politisi PKB ini bertekad akan menindak lanjuti aspirasi para petambak garam Madura (Sumenep).“Saya akan menindak lanjuti persoalan ini dengan mengirim surat ke Pusat,” ( B 571 )

 

About admin

Periksa juga

WARUNG KOPI DI KECAMATAN DUKUN DIDUGA DIGUNAKAN UNTUK PRAKTEK PROSTITUSI TERSELUBUNG

WARUNG KOPI DI KECAMATAN DUKUN DIDUGA DIGUNAKAN UNTUK PRAKTEK PROSTITUSI TERSELUBUNG  Redaksi : LPKBERANTAS     …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *